Siaran pers untuk dipublikasikan

SECOND WORLD BREASTFEEDING CONFERENCE:

PartisipASI AIMI sebagai DelegASI Indonesia

Johannesburg, 15/12 –

The World Breastfeeding Conference kedua mengangkat tema "Breastfeeding: Let's Invest in Creating and Enabling Environment for Mothers and Babies" diselenggarakan oleh International Baby Food Action Network (IBFAN) dan Kementerian Kesehatan Republik Afrika Selatan di Johannesburg pada tanggal 11-14 Desember 2016. AIMI selalu berpartisipasi dan berkontribusi aktif dalam kegiatan tiga tahunan ini. Dalam WBC kedua ini AIMI diwakili oleh Nia Umar, Wakil Ketua Umum AIMI Pusat, dan Farahdibha Tenrilemba, Sekretaris Jenderal AIMI Pusat, memenuhi undangan untuk mengisi dua presentasi.

Pada sesi plenary tanggal 12 Desember 2016, AIMI mempersembahkan pertunjukan unik dan untuk pertama kalinya dilakukan di WBC yakni Breastfeeding Art. Pertunjukan ini merupakan penggabungan tayangan presentasi dan seni tari yang dibawakan oleh Farahdibha, Nia dan Nayla, anak kandung Nia berusia 21 bulan yang masih menyusu dan merupakan peserta konferensi termuda. Presentasi berjudul "The Importance of Mother-to-Mother Support" ini berisi tentang sepasang ibu menyusui (Nia) dan anaknya (Nayla) yang mendapatkan dukungan dari konselor menyusui (Farahdibha). Presentasi dan tarian tradisional Betawi berdurasi 15 menit dibawakan dengan ceria sebagai bentuk keberhasilan ibu mendapatkan solusi terhadap tantangan menyusuinya sekaligus untuk menghibur anaknya.

Tanggal 13 Desember 2016, AIMI mengisi salah satu technical session "Capacity Building for Pre and In-service Health Care Workers on MIYCN". Farahdibha sebagai salah satu dari 5 National Trainer di Indonesia berbagi pengalaman AIMI dalam menyelenggarakan pelatihan 4 in 1 pada tahun 2015. Pelatihan ini merupakan pelatihan 4 in 1 pertama untuk wilayah Asia Tenggara, sehingga cukup besar harapan IBFAN/BPNI sebagai penyusun modul kepada Indonesia untuk melanjutkan penyelenggaraan pelatihan 4 in 1 ini secara independen. Pelatihan 4 in 1 meliputi empat hal yaitu menyusui, pemberian makanan pendamping ASI, konseling bagi Ibu HIV, dan monitoring pertumbuhan.

“Bagi AIMI sebagai perwakilan negara Indonesia, berpartisipasi dalam forum WBC merupakan bekal untuk memperkuat advokasi Pemberian Makanan Bayi Anak sekaligus menjalin jejaring, serta saling berbagi informasi dan belajar dari pengalaman negara-negara lain,” ungkap Farahdibha. Sampai berjumpa di WBC ketiga di Rio de Janeiro pada 2019!(*)

unnamed.jpg

unnamed1.jpg

Untuk informasi lebih lanjut hubungi:
Miranda Virdi Astuti Yusuf
Ketua Divisi Komunikasi AIMI
miranda@aimi-asi.org
www.aimi-asi.org


Terdapat pada kategori Siaran Pers pada 15 Dec 2016

Informasi Lainnya

The EATERY Project

AIMI Pusat: Kelas MPASI Januari 2020