Silaturahmi anggota PEMUDI PERSIS membahas tentang ASI

Acara yang berlangsung pada hari Minggu tanggal 13 Februari 2011 ini bertemakan “asi,hak dan kewajiban dalam tinjauan syar’i dan kesehatan”. Jika selama ini pembahasan tentang ASI umumnya hanya ditinjau dari sisi syar’I saja atau kesehatan saja, maka menggabungkan 2 hal ini menjadi hal yang menarik. Bertindak sebagai pembicara adalah : Dra Titin Suprihatin M. Hum (dosen UNISBA,pakar hukum,dam ahli fikih wanita juga merupakan ketua umum persistri saat ini), Lintang Dwi Febridiani ST (konselor laktasi dari AIMI Jabar), dan Della Sabrina Hakim (public figure, praktisi ASI).

Pada bagian pertama, Dra Titin membahas tentang pemberian ASI dari segi agama Islam,menyajikan statemen alquran yg luar biasa untuk kewajiban wanita memberi ASI. Dalam Al-Qur’an terdapat 6 ayat yang berisi tentang pemberian ASI, 3 di antaranya menyebutkan dengan jelas. Di surat Al-Baqarah ayat 233 disebutkan bahwa : Kewajiban menyusui jelas,bahkan bagi istri yg sedang di talak, karena manusia diciptakan untuk mencintai lawan jenis dan anak. Jangka waktu dua tahun dilakukan bagi ibu2 yang mau tapi sesuai kemampuannya. Sementara di surat Al Thalaq ayat 6 disebutkan bahwa : Bila ada keinginan menyapih harus dengan sukarela antara bapak ibu dan anak. Alquran tidak menganjurkan memberikan susu hewan kepada bayi dan anak,karena susu ibu lebih bagus darisusu hewan, berilah ibu susuan imbalan sepantasnya untuk mengobati kejiwaan ibu susuan, dan pilihlah ibu sususan yg cocok untuk bayi. Berkaitan dengan ibu susuan, hal yang sering menjadi perhatian adalah saudara sepersusuan yang menjadi mukhrim. Merujuk ke Surat An Nisa ayat 23, Haram menikah ibu susu dengan anaknya,haram menikah kepada keturunan selanjutnya.

Selanjutnya Lintang sebagai pembicara dari AIMI menyajikan materi edukasi ASI, termasuk fakta-fakta tentang ASI yang belum banyak diketahui oleh peserta, serta resiko pemberian susu formula. Lintang menyebutkan bahwa “Wanita diciptakan untuk menyusui dgn diberi kelenjar susu. Komposisi asi lebih sempurna untuk anak manusia,kasein lebih sedikit,jadi sedikit gumpalan jadi cepat dicerna bayi”. Pada sesi ini juga dijabarkan tentang manfaat pemberian ASI untuk ibu dan bayi, serta bagaimana solusi untuk kesulitan pemberian ASI. Para peserta tampak sangat antusias mendengarkan materi yang belum pernah mereka ketahui sebelumnya.

Sementara Della Sabrina melakukan sharing pengalamannya memberikan ASI bagi buah hatinya untuk memberi semangat pada para peserta tentang tetap memberikan ASI di kala bepergian. Irfan Hakim sebagai suami yang mendukung pemberian ASI (breastfeeding father) juga turut berpartisipasi dalam acara berbagi pengalaman walaupun hanya lewat telpon.

Selepas para pembicara menyampaikan materi dan sharingnya, para peserta diberi kesempatan untuk melakukan Tanya jawab. Dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan, ternyata sebagian besar menanyakan tentang seputar mitos-mitos terakit pemberian ASI. Pertanyaan-pertanyaan tersebut di antaranya : apakah anak masih perlu diberi imunisasi walaupun sudah diberi ASI, kenapa ASI masih boleh diberikan untuk anak berusia >2 th, serta tentang menyusui semasa hamil. Tentang menyusui semasa hamil, selain penjelasan dari sisi syar’I dan kesehatan, Lintang dan Della Sabrina sharing pengalaman mereka menyusui semasa hamil. Para peserta memberikan kesan yang positif tentang acara ini, karena menurut mereka selama ini materi yang diterima hanya dari satu sisi saja, sehingga masih banyak hal baru yang belum diketahui.

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

One Response to Silaturahmi anggota PEMUDI PERSIS membahas tentang ASI

  1. bahtiyyah says:

    assalamu’alaikum….makasih buat semua info2nya,tp sampe sekarang sy masih belom mendapatkan info yg cukup tentang bagaimana menyusui anak di atas 2th (menurut islam n ilmiah)??karena sampe sekarang sy masih menyusui meski anak sy sudah berumur 2th 3bln.banyak mitos2 yg beredar tentang itu,tp sy belum mendapatkan info yg benar2 ada dalil atau data ilmiahnya.please yah infonya……terimakasih sebelum n sesudahnya….wassalam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>